Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 22:52 WIB

Wali Kota Banda Aceh Minta Layanan Publik Maksimal Selama Ramadhan

Author

Pemko Banda Aceh menyiagakan layanan publik selama Ramadan agar masyarakat dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. (Dok : Diskominfo Banda Aceh)

ACEH - Illiza Sa’aduddin Djamal menginstruksikan seluruh jajaran Pemerintah Kota serta instansi layanan publik untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan.

Arahan tersebut merupakan tindak lanjut kesepakatan bersama unsur Forkopimda Banda Aceh dalam rapat koordinasi kesiapsiagaan daerah menjelang Ramadhan.

Illiza menegaskan pelayanan publik yang baik menjadi faktor penting agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman. “Kami meminta seluruh perangkat daerah dan BUMD untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, responsif, dan proaktif, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk,” ujarnya.

Secara khusus, wali kota meminta Perumdam Tirta Daroy menjamin ketersediaan air bersih dan air minum tanpa gangguan selama Ramadhan.

“Air bersih merupakan kebutuhan utama, terutama untuk sahur, berbuka, dan aktivitas ibadah. PDAM harus memastikan distribusi lancar dan segera merespons jika terjadi gangguan,” tegasnya.

Kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banda Aceh, ia menginstruksikan kesiapsiagaan penuh selama 24 jam sekaligus meningkatkan sosialisasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat.

Baca juga: Illiza Sa’aduddin Djamal Bahas Kota Pusaka Nasional Bareng Bima Arya

“Risiko kebakaran cenderung meningkat saat Ramadhan, terutama akibat aktivitas memasak. Oleh karena itu, Damkar harus siaga penuh dan aktif melakukan edukasi pencegahan,” ujarnya.

Selanjutnya, Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Keindahan Kota Banda Aceh diminta meningkatkan pemeliharaan lampu penerangan jalan, khususnya di desa, masjid, musala, pusat kota, dan kawasan keramaian. Pelayanan persampahan juga harus diperkuat guna menjaga kebersihan lingkungan.

“Kota harus tetap bersih, terang, dan nyaman, terutama di sekitar tempat ibadah dan pusat aktivitas masyarakat,” kata Illiza.

Kepada Dinas Perhubungan Banda Aceh, wali kota menugaskan pengaturan parkir dan lalu lintas secara intensif di kawasan pasar dan pusat keramaian, terutama menjelang berbuka puasa dan setelah salat tarawih. “Ketertiban lalu lintas dan parkir sangat menentukan kenyamanan masyarakat. Sampai kemacetan mengganggu aktivitas ibadah,” ujarnya.

Selain pelayanan publik, ia juga menekankan pentingnya penegakan syariat Islam selama Ramadhan. Untuk itu, pemerintah kota menugaskan Satpol PP Banda Aceh dan Wilayatul Hisbah Banda Aceh agar lebih aktif melakukan pengawasan dan penertiban.

“Ramadhan adalah bulan suci yang harus dijaga bersama. Kami meminta Satpol PP dan WH meningkatkan patroli, pembinaan, serta penegakan aturan agar suasana kota tetap ramah, tertib, dan kondusif,” tegasnya.

Ia menambahkan langkah tersebut sejalan dengan komitmen Forkopimda untuk menjaga keamanan dan kekhusyukan ibadah masyarakat selama Ramadhan. “Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Mari kita jadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat nilai keislaman, kebersamaan, dan kepedulian sosial.”

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Banda Aceh

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU