ACEH - Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP WH) Kota Banda Aceh melakukan pengawasan langsung ke sejumlah titik yang dilaporkan warga kerap dijadikan tempat berkumpul oleh oknum yang diduga tidak berpuasa. Langkah ini dilakukan guna menjaga kekhusyukan ibadah di bulan suci Ramadhan di ibu kota Provinsi Aceh.
Pengawasan lapangan tersebut digelar pada Ahad pagi (1/3/2026) dan dipimpin oleh Komandan Peleton (Danton) I WH, Muhammad Muda, S.Sos. Petugas menyisir kawasan pinggiran sungai di Gampong Peunayong, mulai dari area eks Pasar Peunayong hingga belakang Masjid Al Mukarramah, Gampong Mulia.
Meski penyisiran dilakukan secara menyeluruh, petugas tidak menemukan adanya individu yang makan atau minum secara terang-terangan di lokasi tersebut.
Muhammad Muda menjelaskan bahwa pengawasan ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat. Warga sebelumnya menduga adanya aktivitas makan dan minum di kawasan bantaran sungai pada siang hari selama bulan Ramadhan.
Baca juga: Pemko Banda Aceh Turunkan Regu Satpol PP dan WH, Siap Jaga Ketertiban Kota
“Kami turun ke lapangan sebagai respon cepat atas laporan warga yang merasa resah dengan adanya dugaan orang tak berpuasa yang mangkal di kawasan Peunayong hingga Gampong Mulia,” ujar Muhammad Muda.
Ia menegaskan bahwa makan dan minum di tempat umum pada siang hari selama Ramadhan merupakan pelanggaran terhadap aturan daerah, sebagaimana diatur dalam Qanun Provinsi Aceh Nomor 11 Tahun 2002 tentang Penyelenggaraan Syariat Islam Bidang Aqidah, Ibadah, dan Syiar.
Satpol PP WH Kota Banda Aceh juga mengimbau masyarakat untuk tetap proaktif melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran syariat. Pengawasan rutin akan terus ditingkatkan demi memastikan kenyamanan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa.
Menanggapi hasil patroli tersebut, Kepala Satpol PP WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal, S.STP, M.Si, menyampaikan bahwa meskipun tidak ditemukan pelanggaran pada hari itu, pihaknya tidak akan mengurangi intensitas pengawasan. Ia menekankan bahwa kehadiran petugas di lapangan juga bertujuan sebagai langkah preventif.
“Alhamdulillah, hasil pantauan hari ini nihil. Namun, kami mohon masyarakat tetap menjaga etika dan menghormati bulan suci. Personil kami akan terus berpatroli secara acak dan konsisten. Kami tidak ingin ada ruang sedikit pun bagi pelanggaran syariat yang dapat menodai kesucian bulan Ramadhan di Kota Banda Aceh,” tegas Rizal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Satpol PP WH