Kamis, 30 APRIL 2026 • 21:32 WIB

Guru PAI Aceh Timur Diminta Adaptif di Era Digital

Author

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menghadiri silaturahmi Guru PAI, seminar pendidikan, dan santunan anak yatim di MAN Insan Cendekia. (Dok : Diskominfo Aceh Timur)
ACEH -
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, SHI, M.Si, menghadiri kegiatan silaturahmi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Kabupaten Aceh Timur Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan seminar pendidikan serta pemberian santunan kepada anak yatim. Acara tersebut berlangsung di Aula MAN Insan Cendekia, Rabu (30/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Al-Farlaky menekankan pentingnya transformasi peran guru di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat, terutama di era digital saat ini. Menurutnya, guru tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan menghadirkan proses pembelajaran yang menarik, interaktif, serta efektif.

Ia menegaskan bahwa proses belajar yang berkualitas tidak boleh berlangsung secara satu arah. Kelas, menurutnya, harus menjadi ruang interaksi yang aktif antara guru dan siswa.

“Belajar yang efektif itu bukan dialog satu sumber. Ruang kelas harus hidup dengan interaksi, sehingga siswa benar-benar memahami apa yang disampaikan,” ujarnya.

Bupati juga menekankan bahwa keberhasilan seorang pendidik tidak diukur dari banyaknya materi yang disampaikan, melainkan dari sejauh mana materi tersebut dapat dipahami oleh peserta didik.

“Bukan soal banyaknya guru berbicara di depan kelas, tetapi bagaimana materi itu dipahami oleh siswa. Disitulah letak keberhasilan seorang pendidik,” tambahnya.

Al-Farlaky mengapresiasi tingginya antusiasme para guru dalam mengikuti kegiatan tersebut. Dari sekitar 800 guru PAI yang terdata di Aceh Timur, lebih dari 600 orang hadir mengikuti seminar.

Baca juga: TPG Cair! Guru di Aceh Besar Bersyukur, Harap Jadi Program Rutin

Menurutnya, seminar seperti ini merupakan bagian penting dalam proses transformasi ilmu pengetahuan. Di tengah perubahan dunia pendidikan yang terus berkembang, guru dituntut untuk senantiasa meningkatkan kapasitas, wawasan, dan kompetensinya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa guru PAI memegang peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Ada tiga aspek utama yang, menurutnya, harus ditanamkan kepada peserta didik, yakni akhlak dan moral, kompetensi, serta literasi.

“Tiga hal ini penting untuk menciptakan generasi yang unggul dan berkarakter di masa depan,” katanya.

Menutup sambutannya, Al-Farlaky mengajak para guru untuk terus fokus pada upaya peningkatan kualitas pendidikan, tanpa terjebak pada romantisme masa lalu maupun kekhawatiran berlebihan terhadap masa depan.

“Saya berharap para pendidik fokus pada upaya meningkatkan kualitas pendidikan saat ini demi melahirkan kader-kader bangsa yang hebat dari Aceh Timur,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Aceh Timur

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU