ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menggelar pasar murah guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Masjid Bani Salim, Gampong Lampaseh Kota, Kecamatan Kuta Raja, Sabtu (23/05/2026).
Melalui program itu, masyarakat dapat memperoleh satu paket sembako berisi 10 kilogram beras, satu papan telur, dua liter minyak goreng, dan dua kilogram gula pasir dengan harga Rp203 ribu per paket. Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan harga pasar karena telah mendapat subsidi sebesar Rp99 ribu.
Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Sekretariat SDA Kota Banda Aceh, Harisman, S.STP., M.Ec.Dev., menjelaskan bahwa pasar murah tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kota Banda Aceh dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh.
Menurutnya, program itu digelar sebagai langkah untuk membantu masyarakat sekaligus menekan gejolak harga bahan pokok menjelang Idul Adha.
“Ini pasar murah dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh yang lokusnya di Banda Aceh. Per lokasi ada 500 paket. Harapannya, menjelang Idul Adha dengan adanya pasar murah bisa membantu masyarakat untuk menekan gejolak harga di pasar dan membantu masyarakat menghadapi Hari Raya Idul Adha,” ujarnya.
Baca juga: Jelang Lebaran, Illiza Sa’aduddin Djamal Tinjau Pasar Daging Murah
Pelaksanaan pasar murah dibagi dalam tiga hari di lokasi berbeda. Hari pertama digelar di Kecamatan Lueng Bata, hari kedua di Gampong Pango Deah, dan hari ketiga berlangsung di Lampaseh Kota. Pada setiap lokasi, panitia menyediakan sebanyak 500 paket sembako agar distribusi bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Harisman mengatakan, Pemerintah Kota Banda Aceh akan terus mendorong program pasar murah agar dapat dilaksanakan secara rutin dengan cakupan yang lebih luas. Menurutnya, langkah tersebut penting mengingat Banda Aceh merupakan salah satu daerah berstatus kota Indeks Harga Konsumen (IHK).
Salah seorang warga, Sarifah Harahap asal Gampong Lamteumen, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Sebagai ibu rumah tangga dengan suami yang bekerja sebagai penjual roti, ia merasakan langsung manfaat program itu di tengah kondisi ekonomi saat ini.
“Sangat terbantu sekali dan senang dengan adanya pasar murah ini,” kata Sarifah.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala agar masyarakat kecil lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Banda Aceh