Keren! Mahasiswa Biologi USK Raih Juara 2 Nasional Lewat Inovasi Smart Hydrogel untuk Luka Diabetes
ACEH - Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tiga mahasiswa Program Studi Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USK berhasil meraih Juara II dalam ajang Karya Tulis Ilmiah Nasional pada Kompetisi Sains Biologi yang diselenggarakan oleh Universitas Mulawarman.
Tim tersebut terdiri atas Sarah Salsabil sebagai ketua, didampingi Cut Dhinie Decita dan Naja Luthfia Nuha. Mereka sukses bersaing dengan puluhan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia melalui karya ilmiah inovatif yang mengangkat isu kesehatan serta pemanfaatan sumber daya hayati lokal.
Kompetisi ini diikuti lebih dari 100 karya ilmiah dari berbagai kampus di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan riset, kreativitas, dan inovasi dalam bidang sains serta kesehatan.
Dalam perlombaan tersebut, tim FMIPA USK mengusung karya berjudul “Bio-Responsive Smart Hydrogel Berbasis Polisakarida Rumput Laut Lokal dengan Indikator Visual Dini Infeksi untuk Penyembuhan Luka Diabetes.”
Melalui karya tersebut, tim menawarkan konsep pemanfaatan polisakarida rumput laut lokal sebagai biomaterial smart hydrogel yang dapat membantu proses penyembuhan luka diabetes sekaligus memberikan indikator visual dini terhadap infeksi. Inovasi ini menggabungkan pendekatan biomaterial, bioteknologi kesehatan, dan pemanfaatan sumber daya alam Indonesia menjadi sebuah konsep perawatan luka yang lebih responsif, efektif, dan aplikatif.
Baca juga: USK Buka Jalur Prestasi 2026: Peluang Emas Buat Talenta Muda!
Ketua tim, Sarah Salsabil, menjelaskan bahwa gagasan penelitian tersebut berangkat dari tingginya angka penderita diabetes yang kerap mengalami komplikasi berupa luka kronis. Di sisi lain, Indonesia memiliki potensi sumber daya rumput laut yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal dalam sektor kesehatan.
“Melalui inovasi ini, kami ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya berbasis ilmu pengetahuan, tetapi juga memanfaatkan kekayaan hayati lokal yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya.
Prestasi tersebut menjadi bukti komitmen mahasiswa FMIPA USK dalam menghasilkan penelitian yang tidak hanya berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki peluang untuk diterapkan dalam menjawab berbagai persoalan kesehatan masyarakat.
Sebagai fakultas yang berfokus pada pengembangan sains dan teknologi, FMIPA USK terus mendorong mahasiswa untuk aktif melakukan penelitian, mengembangkan inovasi laboratorium, serta berpartisipasi dalam berbagai kompetisi ilmiah di tingkat nasional maupun internasional.
Bidang-bidang strategis seperti bioteknologi, kesehatan, lingkungan, dan sains terapan terus menjadi fokus pengembangan FMIPA USK guna melahirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta berkontribusi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: USK