Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala berhasil meraih Silver Medal pada Edutalk Fair 2026 di Universitas Diponegoro. (Dok : USK)
ACEH - Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil mengharumkan nama kampus setelah meraih Silver Medal dalam ajang nasional Edutalk Fair 2026 yang diselenggarakan di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, Jawa Tengah, pada 29–31 Mei 2026.
Prestasi tersebut diraih oleh tim yang diketuai Risky Ramadhan dari Program Studi Teknik Pertambangan, bersama Raza Ar Rayyan dari Teknik Pertambangan dan Javier Gamma dari Teknik Sipil. Ketiganya mengikuti kompetisi di bawah bimbingan Prof. Dr. Ir. Farid Mulana, S.T., M.Eng.
Keberhasilan itu diraih melalui inovasi bertajuk SOCARE, sebuah platform digital yang dirancang untuk mendukung proses rehabilitasi pasien stroke sekaligus memantau kondisi psikologis para pendamping atau caregiver.
Ketua tim, Risky Ramadhan, menjelaskan bahwa gagasan pengembangan SOCARE muncul dari minimnya perhatian terhadap kesehatan mental keluarga yang mendampingi pasien stroke dalam berbagai layanan teknologi kesehatan yang tersedia saat ini.
“Berbagai solusi digital saat ini umumnya hanya fokus pada pasien. Padahal, anggota keluarga yang mendampingi setiap hari juga menghadapi tekanan fisik dan mental yang besar. SOCARE hadir menyediakan ekosistem terpadu untuk mendukung kedua belah pihak secara bersamaan,” ujar Risky.
Baca juga: USK Buka Jalur Prestasi 2026: Peluang Emas Buat Talenta Muda!
Platform tersebut mengintegrasikan berbagai fitur pendukung, mulai dari program latihan motorik pasien, pemantauan perkembangan rehabilitasi, skrining kesehatan mental bagi pendamping, rekomendasi waktu istirahat yang terstruktur, hingga forum diskusi antar pengguna.
Edutalk Fair 2026 mengangkat tema integrasi gagasan inovatif generasi muda dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat guna mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Dari seluruh peserta yang mengikuti cabang lomba esai dan business plan, hanya 10 tim terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang berhasil melaju ke babak final dan mempresentasikan karya mereka secara langsung di UNDIP.
Dekan Fakultas Teknik USK, Prof. Dr. Alfiansyah Yulianur BC, IPU., ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih mahasiswa tersebut. Ia berharap inovasi SOCARE dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan kreativitas.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH., turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas prestasi yang berhasil ditorehkan tim Fakultas Teknik.
“Model kerja sama lintas program studi seperti yang dilakukan oleh tim ini sangat kami harapkan untuk terus berjalan, demi melahirkan kolaborasi yang andal di masa yang akan datang,” pungkasnya.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu mampu melahirkan inovasi yang tidak hanya kompetitif di tingkat nasional, tetapi juga menawarkan solusi nyata terhadap persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: USK