ACEH - Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) di tingkat internasional. Lima mahasiswa dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) berhasil meraih Bronze Medal sekaligus penghargaan Favorite Poster pada 5th International Youth Summit (IYS) International Essay Competition yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia.
Tim USK berkompetisi pada subtema Environment dengan diketuai oleh Muhammad Aljawady dari Program Studi Farmasi. Anggota tim terdiri atas Muhammad Hafidhul Sultan dari Program Studi Informatika, serta Meutia Markhalida, Niswatul Luthfiati, dan Rahel Tri Andriani dari Program Studi Farmasi.
Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Sentosa Foundation bekerja sama dengan Centre of Entrepreneurial Development and Graduate Marketability (CEM) Universiti Putra Malaysia (UPM). Dalam ajang itu, tim USK berhasil menarik perhatian dewan juri melalui inovasi berbasis Internet of Things (IoT) yang dituangkan dalam esai berjudul “AQUA-SENSE: Youth-Driven IoT Innovation to End the Silent Crisis of Flood Disasters in Southeast Asia.”
Melalui inovasi AQUA-SENSE, tim menawarkan sistem pemantauan dan mitigasi banjir berbasis teknologi yang dirancang untuk mendeteksi potensi bencana sejak dini. Solusi tersebut diharapkan mampu membantu mengurangi dampak banjir yang hingga kini masih menjadi salah satu tantangan besar di kawasan Asia Tenggara.
Baca juga: Keren! Mahasiswa USK Juara 1 Kompetisi Nasional Berkat Inovasi Kemasan Ramah Lingkungan
Ketua tim, Muhammad Aljawady, mengatakan bahwa partisipasi dalam kompetisi tersebut memberikan pengalaman yang jauh lebih luas daripada sekadar meraih prestasi.
“Kami tidak hanya mempresentasikan inovasi yang dikembangkan, tetapi juga memperluas jejaring akademik dengan peserta dari berbagai negara,” ujarnya.
Keikutsertaan tim USK sejalan dengan tema konferensi, “Youth Contributions to Global Influence on International Policy Through Innovation.” Tema tersebut mendorong generasi muda untuk menghadirkan gagasan inovatif yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan global sekaligus berkontribusi dalam pembangunan yang berkelanjutan.
Selama mengikuti kegiatan di Kuala Lumpur, delegasi USK menjalani berbagai agenda, mulai dari pameran inovasi, sesi penjurian, seminar internasional, hingga malam penganugerahan. Di tengah persaingan dengan peserta dari berbagai negara, tim USK berhasil membawa pulang Bronze Medal dan penghargaan Favorite Poster, sebagai pengakuan atas kualitas inovasi dan penyajian ide yang mereka tampilkan.
Aljawady berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa USK lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani berkompetisi di tingkat internasional.
“Keberhasilan ini diharapkan semakin memperkuat reputasi Universitas Syiah Kuala di kancah internasional. Semoga ini menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa harum nama almamater di kompetisi global,” pungkas Aljawady.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: USK