ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, meninjau langsung UMKM “Capli” Sambal Ijo Aceh di Gampong Blang Oi, Kamis (9/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mampu menghasilkan produk berkualitas dan berdaya saing.
Capli Sambal Ijo Aceh merupakan salah satu pelaku UMKM lokal yang dikenal mampu mempertahankan cita rasa khas Aceh dengan kualitas produk yang konsisten. Selain diminati masyarakat Banda Aceh, produk tersebut juga mulai dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Illiza menyampaikan apresiasi kepada pelaku usaha yang terus berupaya mengembangkan produk berbasis kearifan lokal sehingga memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar yang lebih luas.
Baca juga: Bhayangkara Fest 2026 Pecah! Dikunjungi 80 Ribu Warga, UMKM Raup Rp2,2 Miliar
“Capli adalah contoh nyata UMKM yang mampu menghasilkan produk berkualitas yang mencerminkan cita rasa daerah, kami terus mendukung agar dikenal luas hingga pasar nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kota Banda Aceh, Bukhari Sufi, mengatakan kunjungan tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar.
Menurutnya, Pemerintah Kota Banda Aceh akan terus memperkuat sinergi dengan para pelaku usaha melalui berbagai program pembinaan yang berkelanjutan.
Bukhari menegaskan, Pemko Banda Aceh berkomitmen mendukung pengembangan UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi kerakyatan guna mewujudkan kota yang mandiri, berdaya saing, dan memiliki produk unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Banda Aceh