Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 13 SEPTEMBER 2025 • 23:58 WIB

Kolaborasi USK & Uni Eropa, Dari Erasmus Sampai Isu Global Terkini

Kolaborasi USK & Uni Eropa, Dari Erasmus Sampai Isu Global TerkiniDuta Besar Uni Eropa untuk Indonesia & Brunei, Denis Chaibi, hadir di Universitas Syiah Kuala bahas kolaborasi strategis. (Dok : USK)

ACEH - Universitas Syiah Kuala (USK) menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Uni Eropa (UE) untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, H.E. Mr. Denis Chaibi, pada Rabu (10/9/2025).

Kunjungan tersebut berlangsung di Gedung Balai Senat USK dengan tujuan mempererat hubungan diplomatik sekaligus menjajaki potensi kerja sama di berbagai bidang strategis. Dihadiri mahasiswa internasional dari berbagai negara serta mahasiswa lokal, acara ini menjadi ajang pertukaran ide yang dinamis.

Dalam kesempatan itu, Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, menekankan visi universitas untuk menjadi World Class University.

“Kami memiliki kelas internasional di sejumlah fakultas serta program magister di bidang Ilmu Kebencanaan dan Resolusi Konflik, yang sangat relevan dengan komitmen Uni Eropa,” ujar Rektor.

Ia juga menyampaikan harapan agar USK lebih terlibat dalam skema pertukaran pelajar, termasuk Program Erasmus, guna membuka cakrawala global bagi mahasiswa.

Baca juga: Kolaborasi Sobat Bumi USK & Warga, Desa Lambung Jadi Role Model Hidup Berkelanjutan

“Kami sangat menghargai bantuan yang telah diberikan Uni Eropa, terutama setelah tsunami dan dalam proses perdamaian di Aceh,” tambahnya.

Pada sesi kuliah umum bertema Geopolitik, Teknologi, dan Pertumbuhan Ekonomi Dunia, H.E. Mr. Denis Chaibi menyoroti beberapa bidang potensial untuk kolaborasi. Ia melihat peluang besar dalam perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa, khususnya pada komoditas strategis seperti minyak sawit dan nikel yang tidak tersedia di Eropa.

Ia menilai kerja sama tersebut akan menjadi win-win solution karena dapat menggerakkan ekonomi kedua pihak.

Kolaborasi USK & Uni Eropa, Dari Erasmus Sampai Isu Global TerkiniDuta Besar Uni Eropa untuk Indonesia & Brunei, Denis Chaibi, hadir di Universitas Syiah Kuala bahas kolaborasi strategis. (Dok : USK)

Dubes juga menekankan pentingnya solidaritas global dalam menghadapi perubahan iklim, dengan menyoroti peran Indonesia yang vital berkat kekayaan hutan tropis dan keanekaragaman hayatinya.

Selain itu, Dubes Chaibi turut menyoroti bidang teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Ia mengajak mahasiswa USK berperan aktif dalam penelitian serta program pertukaran, khususnya di ranah teknologi.

“Generasi muda saat ini sudah sangat mahir dengan teknologi,” katanya.

Sebagai contoh, ia menyebutkan penggunaan aplikasi berbasis AI untuk pelatihan daring yang bisa diakses kapan pun dan di mana pun, serta telah banyak dimanfaatkan masyarakat Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Usk.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kolaborasi USK & Uni Eropa, Dari Erasmus Sampai Isu Global Terkini

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!