Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah, Hamdan, meninjau kondisi banjir sambil mengingatkan pedagang agar tidak menaikkan harga kebutuhan pokok. (Dok : Rizki Maulizar)
ACEH - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah mengingatkan para pedagang dan distributor agar tidak menaikkan harga kebutuhan pokok di tengah situasi banjir yang melanda sejumlah kecamatan di wilayah tersebut.
Kondisi darurat, tegas DPRK, tidak boleh dijadikan kesempatan untuk mengambil keuntungan.
Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah, Hamdan.
“Jangan ada pihak memanfaatkan keadaan. Harga beras, telur, cabai, tomat, dan bawang harus dijaga agar tidak melonjak. Saat ini masyarakat sedang kesulitan, jangan tambah beban masyarakat,” kata Hamdan.
Baca juga: Panik Buying Berujung Chaos: Polres Aceh Tengah Redam Aksi Penjarahan
Ia menegaskan bahwa penderitaan warga terdampak bencana seharusnya menjadi alasan untuk menunjukkan empati, bukan menaikkan harga atau mempermainkan pasokan. Oleh karena itu, ia meminta harga kebutuhan pokok tetap berada pada level normal.
Hamdan juga menyoroti dampak ekonomi yang dapat terjadi jika harga bahan pokok maupun harga bahan bakar minyak eceran melambung. Menurutnya, situasi tersebut hanya akan memperburuk beban masyarakat yang sedang menghadapi bencana.
Untuk mencegah praktik penimbunan maupun manipulasi harga, Hamdan meminta dinas terkait melakukan pengawasan rutin dan lebih ketat di pasar-pasar.
“Lakukan pengawasan secara serius dan berkala, jangan sampai ada yang menimbun atau mempermainkan harga di situasi darurat seperti ini,” ujarnya.
“Kita semua saat ini sedang diuji dengan bencana banjir dan longsor. Oleh karena itu mari bantu masyarakat dengan menjaga harga tetap stabil. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi soal kemanusiaan,” tegas Hamdan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan