Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 17:20 WIB

86 Jembatan Rusak: Aceh Tengah Fokus Kirim Bantuan Udara ke Desa Terisolir

86 Jembatan Rusak: Aceh Tengah Fokus Kirim Bantuan Udara ke Desa Terisolir104 desa terisolir akibat banjir bandang dan longsor di Aceh Tengah. Pemkab mempercepat bantuan lewat udara dan membuka akses darat yang putus. (Dok : Diskominfo Aceh Tengah/Fasya Harsa)

ACEH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah menegaskan komitmen penuh dalam penanganan darurat bencana banjir bandang dan longsor yang melanda kawasan Dataran Tinggi Gayo. Upaya terpadu terus diperkuat melalui koordinasi intensif dengan Media Nasional, Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Provinsi Aceh. Rabu (3/12/2025).

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyatakan bahwa tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan terus bekerja tanpa henti untuk menjangkau wilayah terdampak serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat segera dipenuhi.

“Kami memahami betul keresahan yang dialami masyarakat, terutama di daerah yang terisolasi. Oleh karena itu, prioritas utama kami saat ini adalah mempercepat penyaluran bantuan logistik dan membuka kembali akses jalan darat yang terputus,” ujar Bupati Haili Yoga.

Sejauh ini, bencana tersebut mengakibatkan kerusakan signifikan pada infrastruktur vital, sehingga membuat sejumlah desa terputus aksesnya. Tercatat 104 desa di beberapa kecamatan masih terisolasi akibat longsor dan rusaknya jembatan.

Data per 3 Desember 2025 menunjukkan peningkatan jumlah desa yang terdampak longsor susulan. Sebanyak 86 jembatan mengalami kerusakan berat hingga putus total, menjadi tantangan utama bagi distribusi bantuan lewat jalur darat.

Gangguan akses tidak hanya dirasakan dalam kabupaten, tetapi juga pada jalur penghubung Aceh Tengah dengan kabupaten tetangga seperti Bireuen, Aceh Utara, Gayo Lues, dan Nagan Raya.

Untuk mengatasi keterbatasan jalur darat, Pemkab Aceh Tengah memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Pusat, khususnya BNPB dan TNI/Polri, guna mengoptimalkan distribusi logistik melalui jalur udara. Bantuan yang dikirim menggunakan helikopter difokuskan untuk menjangkau desa-desa terisolasi, mencakup kebutuhan penting seperti beras, makanan instan, air bersih, dan obat-obatan.

Baca juga: Instalasi Rusak Berat, PDAM Tirta Tawar Minta Warga Bersabar Soal Air Bersih

Pemkab Aceh Tengah juga telah menyurati Menteri Dalam Negeri dan Kepala BNPB untuk meminta penambahan anggaran tanggap darurat serta dukungan logistik tambahan, termasuk penyediaan helikopter siaga untuk mempercepat jangkauan distribusi bantuan.

Sementara itu, dinas teknis bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) telah mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor dan membuka jalur darurat agar mobilitas transportasi, distribusi BBM, serta pasokan bahan pokok dapat kembali berjalan.

Bupati Haili Yoga juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga kondusivitas di tengah situasi darurat.

“Semua sumber daya daerah telah dimaksimalkan, dan kami terus berkoordinasi erat dengan Pemerintah Pusat, seperti yang telah disampaikan langsung kepada Bapak Presiden melalui Kepala BNPB dan para menteri yang telah meninjau langsung ke daerah,” tegasnya.

Pemkab Aceh Tengah mengajak seluruh warga untuk bergotong royong, saling membantu, dan memperkuat solidaritas demi mempercepat pemulihan. Pemerintah memastikan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur, termasuk 30% aset wisata yang terdampak, akan menjadi prioritas utama setelah masa tanggap darurat berakhir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Aceh Tengah

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

86 Jembatan Rusak: Aceh Tengah Fokus Kirim Bantuan Udara ke Desa Terisolir

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!