Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 14 JANUARI 2026 • 23:23 WIB

Longsor Tinggal 5 Meter ke Jalan Utama, Warga Ketol Dapat Jalur Darurat Baru

Longsor Tinggal 5 Meter ke Jalan Utama, Warga Ketol Dapat Jalur Darurat BaruLongsor yang makin mendekati badan jalan bikin warga Pondok Balik resah. Wabup Aceh Tengah turun langsung cek pembersihan jalan alternatif sepanjang 1,5 KM yang bakal jadi akses aman saat jalan utama terputus. (Dok : Humas Aceh Tengah)

ACEH - Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, M.SP, turun langsung meninjau pembersihan jalan alternatif di Kampung Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Selasa (13/01/2026). Langkah ini dilakukan setelah longsor yang terus meluas dalam beberapa tahun terakhir semakin mengancam jalan utama yang menjadi akses vital warga.

Longsoran terbaru bahkan hanya berjarak sekitar lima meter dari badan jalan. Kondisi tersebut membuat masyarakat semakin cemas, terlebih struktur tanah yang berupa pasir membuat area itu mudah runtuh meski hanya diterpa angin.

Reje Kampung Pondok Balik, Aliyono, mengungkapkan bahwa intensitas hujan beberapa waktu lalu memperparah kondisi.

“Longsoran ini semakin lama semakin bertambah, jangankan hujan deras beberapa minggu yang lalu, diterpa angin saja longsoran bisa semakin meluas karena struktur tanah di lokasi tersebut merupakan pasir,” ujar Aliyono.

Baca juga: Stok Beras Menipis, Longsor Kembali Isolasi Kabupaten Gayo Lues

Dengan kedalaman longsor mencapai sekitar 100 meter, masyarakat khawatir akses utama akan putus sewaktu-waktu. Karena itu, Aliyono melaporkan hal tersebut kepada pemerintah kabupaten dan meminta agar jalan alternatif dibersihkan sebagai jalur aman.

Usai melihat lokasi, Muchsin langsung memantau pembersihan jalan lama yang sudah jarang dilalui warga. Jalan tersebut membutuhkan perbaikan signifikan agar bisa dimanfaatkan kembali. Muchsin memastikan pengerasan jalan akan dikoordinasikan dengan Dinas PUPR.

“Kita akan mengoordinasikan pengerasan jalan bersama Dinas PUPR untuk kenyamanan masyarakat yang menggunakan jalan pada saat hujan,” tegasnya.

Aliyono menambahkan, adanya sungai di dekat lokasi memudahkan penyediaan material pengerasan. Ia juga menyebut masyarakat turut membantu demi kelancaran pekerjaan.

Jalan alternatif sepanjang 1,5 kilometer ini akan menjadi akses penting bagi warga, terutama para petani yang harus mendistribusikan hasil panen saat jalan utama tidak bisa dilewati. Kehadiran jalur ini menjadi penyelamat aktivitas ekonomi masyarakat Kampung Pondok Balik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Aceh Tengah

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Longsor Tinggal 5 Meter ke Jalan Utama, Warga Ketol Dapat Jalur Darurat Baru

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!