ACEH - Wakil Wali Kota Banda Aceh melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi pasar murah daging meugang pada Senin, (16/2/2026). Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan program subsidi berjalan lancar dan tepat sasaran menjelang bulan suci Ramadhan.
Kegiatan dimulai dari halaman Balai Kota Banda Aceh, kemudian rombongan bergerak menuju Jalan KH Ahmad Dahlan, kawasan eks Pasar Aceh, Kecamatan Baiturrahman.
Turut mendampingi Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Jalaluddin, Asisten I Bachtiar, Asisten II Faisal, Dirut Perumdam Tirta Daroy T Novizal Aiyub, Kadishub Syaifuddin Ambia, Kadiskopukmdag Bukhari Sufi, Plt Kadismominfotik Zubir, Kasatpol PP/WH M Rizal, Kabag Ekonomi Setdako Harisman, serta jajaran SKPK terkait.
Dalam keterangannya, Abang Afdhal—sapaan akrab Wakil Wali Kota—menyampaikan bahwa pasar murah daging merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Banda Aceh untuk mengendalikan harga menjelang tradisi meugang yang identik dengan meningkatnya permintaan daging.
“Alhamdulillah, hari ini merupakan hari kedua pelaksanaan subsidi pasar murah daging. Kita menargetkan seluruh kecamatan di Banda Aceh mendapat layanan ini, dan khusus hari ini ada empat titik,” ujarnya.
Baca juga: Daging Meugang Ludes! Warga Banda Aceh Serbu Pasar Murah Sejak Subuh
Ia menjelaskan, setiap hari pemerintah menyalurkan sekitar 1,5 ton daging sapi ke empat lokasi. Program ini direncanakan berlangsung selama empat hari dengan total sekitar enam ton daging.
Daging dijual kepada masyarakat seharga Rp140.000 per kilogram, jauh di bawah harga pasar yang berpotensi melonjak tajam menjelang Ramadhan.
“Tujuan utama kita adalah menjaga stabilitas harga agar tetap kondusif. Tanpa intervensi seperti ini, harga daging bisa mencapai lebih dari Rp200 ribu per kilogram,” ujarnya.
Selain menjaga stabilitas harga, program ini juga bertujuan menekan inflasi daerah sekaligus membantu masyarakat tetap dapat menjalankan tradisi meugang.
Menurutnya, antusiasme warga sangat tinggi. Bahkan di titik Pasar Aceh, masyarakat sudah datang sejak pukul 06.30 WIB. “Tadi di lokasi ini ada tiga ekor sapi, dan sebelum pukul sembilan dagingnya hampir habis. Kemarin juga 1,5 ton daging terjual habis. Ini menunjukkan masyarakat sangat membantu,” katanya.
Wakil wali kota juga mengimbau pedagang menjaga harga dan tidak melakukan penimbunan.
“Kami mengajak seluruh pedagang agar menjual dengan harga yang wajar dan tidak melakukan penimbunan. Ini membutuhkan kerja sama semua pihak agar kondisi ekonomi masyarakat tetap terjaga.”
Adapun empat lokasi pasar murah daging hari itu meliputi:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Banda Aceh