ACEH - Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, meninjau langsung kondisi Intake Glee Taron, salah satu sumber air bersih utama milik PDAM Tirta Mountala yang berada di kawasan hutan lindung pegunungan Glee Taron, bagian dari gugusan Bukit Barisan, Kamis (16/4/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan keberlanjutan fungsi intake yang selama ini menjadi tulang punggung pasokan air bersih bagi masyarakat di Kecamatan Lhoknga dan Peukan Bada.
Intake Glee Taron memiliki nilai historis yang tinggi. Bangunan penangkap air ini dibangun pada masa kolonial Belanda sekitar tahun 1904–1905 dan hingga kini masih berfungsi dengan baik melalui sistem distribusi berbasis gravitasi.
Dalam peninjauan itu, Bupati yang akrab disapa Syech Muharram menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan hutan di sekitar sumber air, guna memastikan debit air tetap stabil, terutama saat musim kemarau.
“Intake PDAM Tirta Mountala ini sangat bersejarah. Airnya sangat bersih dan hingga kini masih layak digunakan. Oleh karena itu, keberadaannya harus kita jaga, termasuk hutan di kawasan ini,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan perlunya pengawasan ketat untuk mencegah perambahan dan pembakaran hutan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, karena dapat mengganggu keseimbangan ekosistem serta ketersediaan air.
Baca juga: PDAM Tirta Mountala Turun Tangan! Sambungan Ilegal dan Tunggakan Air Diburu
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, Ir. Yusmadi, MM, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap kondisi intake tersebut.
“Intake Glee Taron merupakan aset penting bagi PDAM Tirta Mountala. Sumber air ini telah melayani masyarakat sejak lama dan menjadi bagian dari sistem distribusi di bawah Cabang Darul Imarah,” katanya.
Sebagai upaya menjaga kebersihan sekaligus kelestarian sumber air, PDAM Tirta Mountala juga menggelar kegiatan gotong royong bersama untuk membersihkan lingkungan sekitar intake.
“Hari ini kami melaksanakan gotong royong untuk memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga. Kelestarian hutan di sekitar sumber air ini menjadi faktor utama dalam menjaga kualitas dan kuantitas air,” tambah Yusmadi.
Ia juga berharap komitmen PDAM dalam memberikan pelayanan terbaik dapat diimbangi dengan kesadaran pelanggan dalam memenuhi kewajiban pembayaran tagihan air secara rutin.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran manajemen PDAM Tirta Mountala, di antaranya Kepala Cabang Darul Imarah M. Taufiq, S.AP, Kasubcab Hubungan Langganan Marthunis, SM, Kasubcab Teknik Urip Mulyadi, serta Kasubcab Umum dan Keuangan Muhammad Dasril.
Selain itu, hadir pula jajaran direksi, yakni Direktur Teknik Ir. Salman, ST, M.Si, IPM dan Direktur Umum Devid Zainal, SE, serta Dewan Pengawas Arziqi dan T. Abulis Samarkhan. Kegiatan juga diikuti Kepala Cabang Indrapuri, Irawan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: MC Aceh Besar