ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengisi kuliah umum di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung di hadapan mahasiswa Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional pada Kamis (07/08/2025).
Di Ruang Kuliah Umum Dr. Sardjito UII, Illiza berbagi pandangan mengenai isu kepemimpinan perempuan, perjalanan karier politiknya, hingga motivasi bagi perempuan masa kini untuk berani tampil.
Dalam kesempatan tersebut, Illiza menyebut masih ada stigma negatif tentang Aceh. “Sebagai satu-satunya daerah di Nusantara yang menegakkan syariat Islam sesuai amanah konstitusi, masih ada anggapan bahwa sulit bagi perempuan untuk tampil ke depan, apalagi menjadi pemimpin.”
Baca juga: Wali Kota Illiza Ajak ASN Ramah dan Responsif, Jangan Lupa Senyum!
Namun, Illiza berhasil mematahkan mitos tersebut dengan menduduki berbagai jabatan selama 20 tahun terakhir dalam karier politiknya.
Perempuan yang akrab disapa Bunda Illiza ini memulai karier politik sebagai anggota dewan, kemudian menjabat sebagai wakil wali kota, wali kota, legislator di Senayan, hingga kembali dipercaya masyarakat untuk memimpin Banda Aceh pada periode 2024–2029.
Menurutnya, perempuan secara inklusif gender memiliki ketangguhan, ketelitian, dan berbagai kelebihan lainnya. “Dalam Islam pun diajarkan bahwa perempuan adalah tiang agama. Kunci untuk maju adalah pendidikan dan keterlibatan aktif dalam organisasi. Sehingga ketika kita turun ke masyarakat, kita bisa menjadi pemecah masalah,” terangnya.
“Prinsipnya, sampaikan apa yang kamu tahu; selebihnya, Allah akan menyampaikan apa yang belum kamu ketahui. Dan begitu diberi amanah, jalankan tugas sebaik-baiknya agar keberadaan kita bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Illiza, perempuan harus yakin dan memiliki arah atau target yang jelas. “Pemerintah sudah memberi ruang bagi kita untuk berkarier di parlemen maupun jabatan publik lainnya. Namun, terkadang hal ini masih terbentur oleh patriarki politik laki-laki. Cara menyiasatinya bagaimana? Kita tidak boleh eksklusif, harus mampu berbaur dengan baik. Maka lihatlah nanti, justru masyarakat termasuk kaum pria akan memberi kesempatan bagi kita untuk tampil. Selanjutnya, kerja keras dan tunjukkan praktik terbaik kita di dunia nyata,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Prokopim.bandaacehkota.go.id