Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 01:23 WIB

Keren! Mahasiswa USK Sabet Best Innovation di FertInnovation Challenge 2025

Author

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Syiah Kuala. Inovasi berbasis AI untuk pertanian nilam sukses mengantarkan tim USK meraih Best Innovation di FertInnovation Challenge 2025. (Dok : USK)
ACEH -
Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala (USK), kembali mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional. Tim USK sukses meraih penghargaan Best Innovation pada kategori Precision Agriculture and Digital Farming dalam ajang FertInnovation Challenge 2025 yang digelar oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui Indonesia Agrichemical Research Institute (IARI).

Penghargaan tersebut diumumkan pada Awarding Night yang berlangsung di Ballroom Sei Selayur, Gedung PT Pupuk Indonesia (Persero), Jakarta. Acara bergengsi ini dihadiri jajaran direksi PT Pupuk Indonesia, dewan juri dari kalangan ahli, serta para inovator dan pelaku industri pertanian dari seluruh Indonesia.

Tim mahasiswa USK yang membawa inovasi tersebut dipimpin oleh Ilham selaku ketua tim, dengan anggota Muhammad Faizil sebagai Product and UI Designer serta M. Ghailan Dhiaulhaq sebagai Electrical Integration Specialist. Dalam proses pengembangan inovasi, tim ini mendapat pendampingan dari dosen Teknik Elektro USK, Aulia Rahman, S.T., M.Sc.

Inovasi yang diusung berupa sistem pemantauan dan diagnosis tanaman nilam berbasis sensor dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Teknologi ini dirancang untuk mendeteksi secara dini gangguan tanaman, kondisi tanah, serta faktor lingkungan lainnya secara real-time, sehingga dapat membantu petani mengambil keputusan budidaya yang lebih tepat dan efisien.

“Riset kami berangkat dari permasalahan nyata di lapangan. Inovasi ini memberikan rekomendasi tindakan budidaya secara cepat, terukur, dan presisi, sehingga petani nilam dapat mengambil keputusan berbasis data untuk meningkatkan produktivitas mereka,” ujar Ilham.

Baca juga: Kehilangan Orang Tua Akibat Bencana, Mahasiswa USK Dapat Santunan & UKT Gratis

Dosen pembimbing tim, Aulia Rahman, S.T., M.Sc., turut mengapresiasi capaian mahasiswa bimbingannya tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti nyata kemampuan mahasiswa USK dalam menghadirkan solusi teknologi yang relevan dengan kebutuhan nasional.

“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa kita mampu menghasilkan teknologi terapan yang aplikatif, bukan sekadar konsep, dan memiliki potensi besar untuk diimplementasikan secara luas di sektor pertanian,” tegasnya.

FertInnovation Challenge 2025 sendiri mengusung tema “Cultivating Innovation, Achieving Food Self-Sufficiency.” Ajang ini merupakan kompetisi inovasi dua tahunan yang menjadi wadah PT Pupuk Indonesia dalam menjaring ide, riset, dan prototipe teknologi dari kalangan akademisi, peneliti, hingga startup di bidang pertanian dan pangan.

Persaingan tahun ini terbilang sangat ketat. Sebanyak 889 proposal inovasi dari berbagai institusi di seluruh Indonesia bersaing dalam empat kategori utama, yakni Climate Resilience, AI-Driven Innovation, Plant Engineering, dan Precision Agriculture.

Melalui kemenangan ini, inovasi mahasiswa USK berpeluang untuk melangkah ke tahap pengujian lapangan lanjutan (scaling) serta inkubasi teknologi oleh PT Pupuk Indonesia (Persero). Capaian tersebut sekaligus menegaskan kontribusi generasi muda USK dalam mendorong transformasi digital sektor pertanian serta memperkuat upaya menuju kedaulatan pangan nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: USK

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU