Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 20 DESEMBER 2025 • 22:38 WIB

Akses Darat Putus, Pemkab Aceh Tengah Kirim Cabai Pakai Pesawat

Akses Darat Putus, Pemkab Aceh Tengah Kirim Cabai Pakai Pesawat492 ton cabai asal Aceh Tengah diberangkatkan melalui jalur udara untuk menyelamatkan harga dan panen petani di tengah akses darat yang terputus. (Dok : Diskominfo Aceh Tengah)

ACEH - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bergerak cepat untuk menyelamatkan hasil panen petani cabai di tengah situasi sulit pascabencana. Melalui jalur logistik udara, sebanyak 492 ton cabai merah telah berhasil dikirim ke berbagai daerah sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus menyerap panen raya yang melimpah. Pengiriman dilakukan pada Sabtu (20/12/2025).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Aceh Tengah, Mustafa Kamal, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan solusi konkret di tengah terbatasnya akses darat dan tingginya volume panen yang bertepatan dengan masa pemulihan bencana.

Strategi “cabai terbang” tersebut lahir dari komunikasi cepat antara Pemkab Aceh Tengah dan pemerintah pusat. Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, sebelumnya telah menyampaikan langsung permohonan kemudahan logistik kepada Presiden RI saat kunjungan kerja ke Dataran Tinggi Gayo.

“Bapak Presiden menyanggupi permintaan Bupati. Instruksi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan kebijakan pemanfaatan ruang kargo pesawat logistik. Saat pesawat kembali setelah mengantarkan bantuan, ruang kosongnya digunakan untuk mengangkut cabai petani kita,” ujar Mustafa Kamal.

Baca juga: BBM Akhirnya Masuk Aceh Tengah! Warga Bisa Bernapas Lega Setelah 25 Hari Terisolir

Selain komunikasi ke tingkat pusat, Pemkab Aceh Tengah juga menyurati Bank Indonesia untuk mendapatkan subsidi angkutan, serta berkoordinasi dengan BNPB guna memastikan distribusi tetap berjalan.

Hingga kini, sinergi antara pemerintah, BUMD, dan swasta berhasil mengevakuasi 492 ton cabai. Kontribusi terbesar berasal dari Ian Ekspedisi sebanyak 260 ton, disusul Rumah Tani Nusantara sebanyak 147 ton. Kementerian Pertanian bersama Kodim menyerap 40 ton, BUMD PD Tanoh Gayo 35 ton, serta dukungan dari Ferry Irwandi sebesar 10 ton.

Meski jumlahnya sudah signifikan, Mustafa mengakui bahwa sebagian hasil panen belum terserap optimal karena luasnya lahan yang memasuki masa panen bersamaan.

“Kami menyadari masih ada warga kita yang kesulitan memasarkan cabenya. Pemerintah terus berupaya mencari jalan keluar agar hasil keringat petani ini tidak terbuang sia-sia,” tambahnya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Aceh Tengah mengimbau petani yang masih menghadapi kendala pemasaran untuk segera menghubungi BUMD PD Tanoh Gayo atau mitra seperti Rumah Tani Nusantara agar dapat segera ditangani jalur distribusinya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Aceh Tengah

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Akses Darat Putus, Pemkab Aceh Tengah Kirim Cabai Pakai Pesawat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!