Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 11 JANUARI 2026 • 22:03 WIB

USK Turunkan 938 Mahasiswa untuk Bantu Pulihkan Dampak Siklon Senyar

USK Turunkan 938 Mahasiswa untuk Bantu Pulihkan Dampak Siklon Senyar938 mahasiswa USK resmi dilepas untuk turun langsung membantu pemulihan dampak Siklon Tropis Senyar. (Dok : USK)

ACEH - Universitas Syiah Kuala (USK) resmi melepas 938 mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler XXVIII serta KKN Tematik Kebencanaan Siklon Tropis Senyar. Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Rektor USK di Gedung Academic Activity Center (AAC) Dayan Dawood, Kamis (8/1/2026).

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USK, Prof. Mudatsir, M.Kes., dalam laporannya menjelaskan bahwa peserta KKN tahun ini terbagi dalam dua kategori utama. KKN Reguler mengerahkan 219 mahasiswa ke empat kecamatan di Banda Aceh, sementara 719 mahasiswa lainnya diterjunkan dalam KKN Tematik di sembilan kabupaten/kota terdampak bencana, yaitu Pidie Jaya, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Utara, Langsa, Aceh Tamiang, dan Aceh Tenggara.

“Sebelumnya, mahasiswa yang telah menyelesaikan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tanggap Darurat bersama Kemendiktisaintek telah kami konversikan ke KKN. Secara teknis, pada KKN tematik kali ini, kami juga memastikan minimal ada satu orang dalam setiap kelompok yang berasal dari daerah terdampak bencana untuk memudahkan koordinasi,” jelas Prof. Mudatsir.

Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, menegaskan bahwa pelaksanaan KKN ini merupakan bentuk tanggung jawab universitas dalam merespons dampak banjir dan longsor akibat Siklon Tropis Senyar pada akhir November 2025.

“Walaupun sudah lebih dari sebulan bencana berlalu, situasi di lapangan masih membutuhkan perhatian bersama. Kehadiran kita semua masih diperlukan untuk membantu, agar perlahan-lahan semuanya pulih,” ujar Rektor.

Prof. Marwan juga menyoroti pentingnya kontribusi mahasiswa lintas disiplin dalam menjawab berbagai kebutuhan mendesak masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan, pemulihan akses air bersih, hingga distribusi logistik. Ia memberi perhatian khusus pada aspek pemulihan psikologis.

Baca juga: KKN USK Dimulai! Camat: Bikin Karya yang Bisa Dikenang Masyarakat

“Persoalan psikologis masyarakat cukup terasa. Saban kali hujan, trauma masyarakat cukup terasa. Kehadiran mahasiswa KKN sangat diperlukan untuk memberikan pendampingan yang mendukung pemulihan tersebut,” tegasnya.

Di hadapan peserta, Ketua LPPM USK turut mengingatkan pentingnya kewaspadaan selama bertugas. “Di tengah situasi cuaca seperti sekarang, kami berharap kepada seluruh mahasiswa untuk tetap waspada, melakukan mitigasi. Kami juga berharap hal-hal yang ditemukan di lapangan, segera dilaporkan ke kami,” pesan Prof. Mudatsir.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Banda Aceh, Jalaluddin, menyambut baik penempatan mahasiswa di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran mahasiswa lintas keilmuan dapat dimanfaatkan oleh aparatur gampong dalam memperkuat pembangunan desa.

“Ini sejalan dengan motto Banda Aceh, yaitu kolaborasi. Mahasiswa nantinya bisa membangun sistem yang lebih modern untuk membangun dan melayani masyarakat yang ada di Banda Aceh,” tutup Sekda Jalaluddin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: USK

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

USK Turunkan 938 Mahasiswa untuk Bantu Pulihkan Dampak Siklon Senyar

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!