ACEH - Sebanyak 30 batang pohon ditanam di kawasan Hutan Kota Tibang sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Raker Komwil I) APEKSI 2026 yang berlangsung di Kota Banda Aceh pada 20–22 April 2026.
Kegiatan penghijauan tersebut diikuti oleh 21 delegasi peserta Raker Komwil I APEKSI. Beragam jenis pohon buah ditanam, seperti mangga, jambu jamaika, rambutan, serta beberapa jenis lainnya.
Salah satu peserta, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan bahwa penanaman pohon ini memiliki makna simbolis sebagai penanda sekaligus kenangan atas pelaksanaan Raker Komwil I APEKSI di Banda Aceh.
Baca juga: City Hijau Dimulai! Wali Kota Tanam Pohon Bareng Delegasi APEKSI
“Mudah-mudahan pohon ini untuk menjaga kelestarian alam. Kemudian juga bisa membawa manfaat dan berkah bagi masyarakat dan kita semua,” kata Maigus Nasir di Hutan Kota Tibang, Selasa (21/04/2026).
Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menilai setiap pohon yang ditanam memiliki nilai kehidupan bagi lingkungan sekitar.
Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini luas ruang terbuka hijau di Kota Banda Aceh masih berada di kisaran 14 persen.
“Memang ruang terbuka hijau di Kota Banda Aceh masih berada pada sekitar 14 persen. Masih banyak yang masih harus kita siapkan agar 20 persen itu bisa terjangkau,” kata Illiza.
Dalam kesempatan tersebut, Illiza mengajak masyarakat untuk turut menjaga dan melestarikan kawasan hutan kota serta lingkungan sekitar.
“Perbanyaklah menanam pohon baik di pekarangan rumah dan lingkungannya. Ini semua untuk generasi kita, anak cucu kita ke depan,” pesan Illiza.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Banda Aceh