Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 04 JUNI 2026 • 03:43 WIB

Ganja 2,8 Kg Gagal Terbang ke Jawa Barat, Digagalkan Petugas Bandara SIM Aceh

Ganja 2,8 Kg Gagal Terbang ke Jawa Barat, Digagalkan Petugas Bandara SIM AcehTim gabungan TNI AU dan petugas Avsec Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda berhasil menggagalkan pengiriman 2,8 kilogram ganja kering yang disamarkan dalam paket ekspedisi tujuan Jawa Barat. (Dok : Polresta Banda Aceh)
ACEH -
Upaya penyelundupan narkotika melalui jalur udara berhasil digagalkan di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar. Dalam pemeriksaan rutin kargo, tim gabungan TNI Angkatan Udara bersama petugas Aviation Security (Avsec) menemukan paket berisi 2,8 kilogram ganja kering yang hendak dikirim ke Jawa Barat, Senin (1/6/2026).

Barang haram tersebut disembunyikan dalam paket ekspedisi dengan metode penyamaran yang cukup rapi. Ganja dibungkus menggunakan sarung berwarna hitam, kemudian dilapisi aluminium foil yang diduga bertujuan mengelabui sistem pemindai X-Ray di area kargo bandara.

Meski demikian, ketelitian petugas berhasil mengungkap isi sebenarnya dari paket tersebut sebelum sempat diberangkatkan ke daerah tujuan.

Kronologi Penemuan

Komandan Lanud SIM, Kolonel Pnb Suryo Anggoro, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut bermula saat petugas melakukan pemeriksaan rutin terhadap barang kiriman yang akan diberangkatkan melalui jalur udara.

Saat melewati mesin X-Ray, salah satu paket menunjukkan indikasi mencurigakan sehingga dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Setelah dibuka, petugas menemukan ganja kering dengan berat total mencapai 2,8 kilogram.

Selanjutnya, barang bukti tersebut diserahkan kepada penyidik Polresta Banda Aceh guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Dua Petani di Aceh Utara Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Narkoba

Suryo menegaskan bahwa pihaknya bersama seluruh unsur pengamanan di Bandara SIM berkomitmen menjaga kawasan bandara dari berbagai bentuk tindak kejahatan, termasuk peredaran narkotika.

Ia menilai keberhasilan pengungkapan tersebut merupakan hasil sinergi antara personel Lanud SIM, petugas Avsec, serta berbagai instansi terkait yang bertugas menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan.

Polisi Dalami Jaringan Pengirim

Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol. Andi Kirana mengatakan pihaknya segera melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku di balik pengiriman paket tersebut.

Menurutnya, penyidik akan menelusuri berbagai petunjuk, termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV), guna mengidentifikasi pengirim maupun pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika tersebut.

Polisi menduga kasus ini dapat menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan narkoba lintas provinsi yang memanfaatkan jalur udara sebagai sarana distribusi.

Pengungkapan tersebut menunjukkan bahwa transportasi udara masih menjadi salah satu jalur yang kerap dimanfaatkan sindikat narkoba karena dianggap cepat dan efektif dalam mendistribusikan barang terlarang.

Namun demikian, keberhasilan aparat menggagalkan pengiriman ganja di Bandara SIM membuktikan bahwa sistem pengamanan dan pengawasan yang diterapkan mampu memutus rantai peredaran narkotika sebelum sampai ke tangan penerima.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bahwa aparat keamanan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penyelundupan narkoba yang memanfaatkan fasilitas transportasi publik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Polresta Banda Aceh

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ganja 2,8 Kg Gagal Terbang ke Jawa Barat, Digagalkan Petugas Bandara SIM Aceh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!