Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 09 JULI 2025 • 14:27 WIB

Putroe Neng dan 99 Suami yang Meninggal di Malam Pertama: Cerita Rakyat atau Fakta Sejarah Aceh?

Putroe Neng dan 99 Suami yang Meninggal di Malam Pertama: Cerita Rakyat atau Fakta Sejarah Aceh?Putroe Neng dan 100 suaminya. (Dok : AI)

ACEH - Dikisahkan dulu ada seorang wanita di Aceh yang mempunyai 100 suami. Setiap kali ia menikah, suaminya akan meninggal pada malam pertama.

Nama asli wanita tersebut adalah Xiang Lian Khie. Namun ada juga cerita yang mengatakan bahwa namanya Nian Nio Lian Lhian Khie. Entah mana nama yang sebenarnya.

Kabarnya wanita tersebut berasal dari Tiongkok. Dia adalah panglima perang yang memimpin pasukan dari Tiongkok untuk menginvasi Tanah Rencong.

Yang menarik dari ceritanya bukan mengenai aksinya di medan perang. Melainkan cerita tentang pernikahannya dengan 100 orang pria dan semua suaminya meninggal setelah melakukan malam pertama. Hanya suami terakhir yang selamat dan mampu mematahkan kutukan kematian.

Suami pertamanya adalah seorang Sultan yang bernama Meurah Johan. Ada banyak simpang siur terkait identitas dan dari kesultanan mana Meurah Johan berasal. Karena pada masa itu Aceh masih terbagi menjadi kerajaan-kerajaan kecil dan belum bersatu.

Ada kabar yang bilang Meurah Johan adalah sekutu Putroe Neng, namun ada juga cerita yang bilang bahwa Meurah Johan musuh yang berhasil menaklukkan pasukan Putroe Neng. Apapun itu, pernikahan keduanya berlatar belakang pernikahan politik.

Setelah menikah, ia yang tadinya beragama Budha masuk ke agama Islam dan namanya menjadi Putroe Neng. 

Setelah melakukan malam pertama, keesokan paginya Meurah Johan ditemukan meninggal dunia dengan tubuh yang membiru. Meurah Johan dicurigai meninggal akibat terkena racun.

Setelah menjanda, banyak para lelaki yang meminang Putroe Neng yang terkenal kecantikannya untuk menjadi istri.

Namun ngerinya setiap suami yang dinikahinya pasti akan meninggal keesokan harinya setelah melakukan malam pertama. Semua ciri-cirinya sama, meninggal dengan badan yang membiru.

Baca juga: Sejarah Kerkhof Peucut: Jejak Perlawanan Rakyat Aceh terhadap Penjajah

Ternyata dialat vital Putroe Neng, terdapat sebuah racun dengan bantuan sihir yang dipasang oleh neneknya ketika Putroe Phang masih kecil. Tujuannya adalah untuk mencegah pelecehan seksual terhadap cucunya. 

Tidak dijelaskan siapa saja suami Putroe Phang setelah Meurah Johan. Namun suami terakhirnya diketahui bernama Syeikh Syiah Hudam.

Dialah yang berhasil mencabut sihir dari kemaluan Putroe Neng. Sihir tersebut dimasukkan ke dalam bambu lalu dibelah dua. Satu bagian dibuang ke laut, satu bagian lagi dibuang ke gunung. Syeikh Syiah Hudam adalah satu-satunya suami yang selamat dari sihir dialat vital Putroe Neng.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Putroe Neng dan 99 Suami yang Meninggal di Malam Pertama: Cerita Rakyat atau Fakta Sejarah Aceh?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!