Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 22 APRIL 2026 • 23:32 WIB

Peserta APEKSI Diajak City Tour, Jelajahi Wisata Banda Aceh

Peserta APEKSI Diajak City Tour, Jelajahi Wisata Banda AcehPeserta Raker APEKSI mengikuti city tour mengunjungi destinasi wisata bersejarah di Banda Aceh. (Dok : Diskominfo Banda Aceh)

ACEH - Sejumlah peserta Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Raker Komwil I) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia diajak mengunjungi sejumlah destinasi wisata unggulan di Banda Aceh. Kegiatan tersebut dikemas dalam agenda city tour yang diikuti oleh Ketua TP PKK dari seluruh daerah peserta Raker Komwil I APEKSI 2026.

Ketua TP PKK Banda Aceh, Dessy Maulidha, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sejarah sekaligus potensi pariwisata daerah kepada para tamu dari luar kota.

Rangkaian kunjungan diawali di Museum Aceh, di mana peserta diperkenalkan dengan perjalanan sejarah dan peradaban Aceh. Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke Museum Tsunami Aceh, salah satu destinasi utama yang menyajikan edukasi sekaligus mengenang peristiwa tsunami 2004.

“Rangkaian kunjungan ditutup di Kapal PLTD Apung, ikon wisata yang menjadi saksi dahsyatnya tsunami 2004. Di lokasi ini, peserta berkesempatan melihat langsung bagian dalam kapal yang kini menjadi objek wisata edukatif,” kata Dessy, Senin (20/04/2026) di Kapal PLTD Apung.

Baca juga: Banda Aceh Jadi Tuan Rumah, 21 Wali Kota Hadir di Raker APEKSI 2026

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara, Ny. Hj. Masroini Letnan Dalimunthe, mengaku kunjungan pertamanya ke Aceh memberikan kesan mendalam, khususnya terkait peristiwa tsunami.

“Peristiwa ini benar-benar menjadi kapal ibrah bagi kami. Betapa besarnya bisa sampai ke daratan, itu menunjukkan kuasa Allah yang luar biasa,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kekagumannya terhadap masyarakat Aceh yang dinilai memiliki kekuatan spiritual dalam menghadapi musibah besar tersebut. Menurutnya, keteguhan iman menjadi salah satu faktor penting dalam proses pemulihan pascatsunami.

“Walaupun banyak bantuan dari berbagai negara, tapi tanpa bantuan Allah, tidak mungkin pemulihan bisa berjalan cepat seperti yang terjadi pada tahun 2005 hingga 2009,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan masukan agar pengelolaan sektor pariwisata di Banda Aceh dapat lebih menonjolkan nilai-nilai religius. Menurutnya, pendekatan spiritual dapat meningkatkan kesadaran pengunjung untuk menjaga alam sekaligus mensyukuri kehidupan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Banda Aceh

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Peserta APEKSI Diajak City Tour, Jelajahi Wisata Banda Aceh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!