Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat Daya memimpin Rapat Awal Pembelajaran menjelang dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027. (Dok : Kemenag Aceh)
ACEH - Menjelang dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027 pada 13 Juli 2026, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar Rapat Awal Pembelajaran di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat Daya.
Rapat dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat Daya, H. Marwan Z., S.Ag., M.M., serta dihadiri Kepala Subbagian Tata Usaha, para kepala seksi, Koordinator Pengawas (Korwas), pengawas madrasah, pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI), dan seluruh kepala madrasah se-Kabupaten Aceh Barat Daya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Islam, Adihar, menekankan pentingnya pembagian tugas yang jelas bagi seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Menurutnya, setiap personel harus memahami peran, tugas, dan tanggung jawabnya melalui pembagian kerja serta uraian tugas (job description) yang terstruktur agar proses pembelajaran dapat berjalan optimal sejak hari pertama.
“Pastikan setiap tenaga pendidik dan tenaga kependidikan memiliki tugas yang jelas. Jangan sampai ada yang tidak mengetahui apa yang harus dikerjakan,” tegas Adihar, Kamis (9/7/2026).
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat Daya, Marwan, menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan salah satu bidang yang sangat strategis. Karena itu, seluruh madrasah diminta mempersiapkan berbagai kebutuhan secara maksimal dalam menyambut tahun ajaran baru.
Baca juga: MIN 8 Aceh Selatan Lepas 37 Siswa Kelas VI, Kelulusan Capai 100 Persen
Ia mengungkapkan, berdasarkan data sementara, sebanyak 1.548 calon peserta didik baru telah mendaftar di madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat Daya. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring masih berlangsungnya proses penerimaan peserta didik baru.
“Karena itu, kita harus benar-benar mempersiapkan madrasah untuk menyambut peserta didik baru dengan sebaik-baiknya,” ujar Marwan.
Marwan meminta seluruh kepala madrasah segera menata kembali lingkungan sekolah setelah masa libur. Persiapan tersebut meliputi kebersihan halaman, ruang kelas, ruang guru, hingga fasilitas pendukung lainnya agar peserta didik merasa nyaman saat memasuki hari pertama pembelajaran.
Selain kesiapan sarana dan prasarana, ia juga menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, penyambutan peserta didik baru harus dilakukan dengan penuh keramahan sehingga mampu memberikan kesan positif bagi siswa maupun orang tua.
“Mari sambut peserta didik baru dengan riang gembira. Hadirkan suasana madrasah yang bersih, asri, nyaman, dan menyenangkan,” tutupnya.
Marwan turut mengingatkan seluruh guru agar senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Ia juga meminta para guru menjaga etika, mengendalikan emosi, serta mengedepankan sikap bijaksana dalam berinteraksi dengan peserta didik sesuai prinsip perlindungan anak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kemenag Aceh