Aceh Tengah jadi daerah pertama di Aceh yang menuntaskan SK BNBA untuk bantuan rumah terdampak bencana. (Dok : Humas Aceh Tengah)
ACEH - Kabupaten Aceh Tengah resmi menjadi daerah pertama di Provinsi Aceh yang menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi Surat Keputusan (SK) By Name By Address (BNBA) untuk bantuan stimulan rumah terdampak bencana hidrometeorologi.
Capaian ini ditegaskan setelah serangkaian koordinasi intensif dengan Pemerintah Pusat, yang menempatkan Aceh Tengah sebagai daerah paling siap dalam merealisasikan bantuan bagi warga korban banjir bandang dan tanah longsor tahun 2025.
Berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disusun, total bantuan yang akan disalurkan mencapai Rp148,23 miliar. Dana tersebut diperuntukkan bagi 3.573 unit rumah yang terdampak, terdiri dari: 1.945 unit rusak berat, 474 unit rusak sedang, dan 1.154 unit rusak ringan.
Kecepatan verifikasi data di lapangan menjadi faktor utama yang membuat Aceh Tengah melampaui kesiapan kabupaten/kota lain di Aceh.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, ST, mengatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja kolaboratif berbagai unsur terkait.
Baca juga: BNPB Kerahkan 400 Mahasiswa & ASN untuk Percepat Verifikasi Rumah Rusak di Aceh Tamiang
“Hasil koordinasi melalui zoom meeting dengan Ditjen Otda Kemendagri mengonfirmasi bahwa untuk Provinsi Aceh, baru Kabupaten Aceh Tengah yang sudah siap dengan SK BNBA yang ditandatangani lengkap oleh unsur Forkopimda, termasuk Bupati, Kapolres, dan Kajari,” ujar Andalika di Takengon, Jumat (23/01/2026).
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat telah menetapkan jadwal pencairan bantuan. Jika tidak ada kendala teknis, dana stimulan akan langsung ditransfer ke rekening penerima pada 27 Januari 2026.
Kehadiran unsur kepolisian dan kejaksaan dalam penandatanganan SK BNBA dilakukan untuk memastikan proses penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran dan memiliki landasan hukum yang kuat serta transparan.
Langkah cepat Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang masih berupaya pulih dari bencana. Dengan cairnya bantuan tersebut, ribuan warga dapat memulai rehabilitasi dan rekonstruksi rumah mereka, sehingga aktivitas ekonomi dan kehidupan sosial dapat kembali normal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Aceh Tengah